Jadi kutu buku? Siapa takut!

on Jumat, 26 Desember 2014


"Buku adalah hiburan yang sempurna: tidak ada iklan, tidak perlu baterai, bisa dinikmati selama berjam-jam." (Stephen King)

Kenapa orang yang menyukai buku identik dengan julukan kutu buku, kuper atau apalah itu. Padahal sebenarnya pencinta buku punya segudang informasi yang belum tentu dipunyai semua orang lho ! Pencinta buku bukan orang yang membosankan. Pencinta buku bisa nyambung diajak ngobrol banyak hal dan nggak gampang kehabisan tema obrolan seru.

Saya suka membaca buku baru sekitar satu tahun yang lalu. Bermula dengan sebuah novel fantasy hadiah dari majalah. Saat itulah saya mulai jatuh cinta dengan dunia buku. Membaca adalah kegiatan yang sering saya lakukan. Di waktu-waktu luang misalnya, saya lebih suka berdiam diri di rumah, duduk di sofa dan menikmati membaca buku dibandingkan teman-teman saya yang lebih memilih pergi jalan-jalan keluar bersama pacar atau temannya. Saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk membaca, bukankah menghabiskan waktu untuk membaca jauh lebih baik daripada membuang-buang waktu untuk hal yang sia-sia ?

Hobby saya dalam membaca novel ini mulai menjadi candu. Sampai-sampai ibu saya pernah marah karena saya lupa waktu kalau membaca. Tidak ada hari tanpa membaca, bagi saya. Karena dengan membaca buku, saya menemukan ketenangan dan kegembiraan tersendiri. Dan untuk mendukung semua hal itu, setiap hari saya menyisikan uang saku saya. Tentu saja saya tabung untuk membeli buku yang saya incar. Untung saja, saya dan kakak saya memiliki hobby yang sama, jadi saya bisa lebih mudah mengumpulkan uang *hehe. Memiliki teman yang suka membaca itu menyenangkan, selain karena kita memiliki teman yang nyambung saat membicarakan hal mengenai buku, kita juga bisa berdebat tentang buku tersebut. Membicarakan hal yang menarik dan sangat berkesan saat membaca buku adalah kegiatan saya setelah selesai membaca.

Namun, tidak memiliki teman untuk bisa diajak ngobrol tentang buku selain kakak saya itu juga membosankan. Di saat teman sekelas saya sibuk menceritakan hal-hal mengenai pacarnya, gebetannya, kosmetik dan lain sebagainya, saya yang tidak suka dengan hal-hal tersebut memilih untuk diam saja. Jadi, biasanya selama jam istirahat, yang saya lakukan hanya membaca novel yang saya bawa dari rumah. Bahkan, bisa dibilang saya termasuk anak yang pendiam di kelas karena tidak bisa/malas bergabung dengan pembicaraan mereka. Ternyata, saya lebih suka menyendiri dengan soulmate sejati saya. My book.

Sampai suatu ketika, teman saya tiba-tiba melirik novel yang saya baca, lalu mencoba meminjam koleksi buku yang saya punya. Dengan senang hati saya mengiyakannya. Mulai saat itulah saya bertekad ingin menyebarkan virus membaca kepada teman sekelas saya, entah itu novel atau buku pelajaran. Saya ingin aktivitas membaca bisa menjadi salah satu hoby mereka. Bukan hanya main game atau surfing ke internet saja. Miris sekali kan kalau kita lihat anak jaman sekarang yang notabennya anak kecil lebih menyukai bermain game di gadget daripada membaca yang lebih bisa memperluas wawasan.

Apalagi saya pernah membaca melalui suatu postingan bahwa seorang pembaca itu sebenarnya memiliki banyak keuntungan yang tidak dimiliki oleh orang yang tidak suka membaca.
--Para pembaca adalah orang-orang yang tidak pernah kesepian

--Pembaca memiliki sudah pandang yang lebih luas, pemikirannya lebih luwes dan terbuka, sekaligus lebih stabil.

--Pembaca adalah orang-orang yang lebih bijaksana. Fakta ini sudah tidak perlu diperjelas lagi. Membaca = belajar bijaksana.


--Pembaca bisa "hidup" dalam ribuan kehidupan tanpa harus mengalaminya secara langsung.


--Seorang pembaca biasanya lebih paham dan mampu memahami berbagai karakter manusia dalam kehidupan nyata.


--Pembaca mendapatkan hiburan yang murah dengan membaca buku. Ingat, membaca itu tidak harus membeli. Boleh pinjem atau nodong.


Kita sudah banyak tahu bahwa membaca sangat bermanfaat. Terutama untuk meluaskan pandangan, memperlebar cakrawala dengan mengunjungi pelosok dunia, bepergian ke mana saja, berpetualang menempuh bahaya, bertemu naga, tanpa harus beranjak dari sofa.


"A reader lives a thousand lives before he die." (George R.R Martin)

Yup…betul banget. Seorang pembaca itu bisa hidup dalam 1000 kehidupan sebelum ia mati. Kita akan dibawa kedalam berbagai zaman yang berbeda saat membaca buku. Melakukan petualangan yang berbahaya dan memetik setiap pesan yang disampaikan dalam buku tersebut. Banyak hal menarik sekaligus mengejutkan yang akan kita dapat melalui buku. Kita bisa menjadi seorang malaikat, pembunuh berantai, detektif, penyihir, anak orang kaya, dll. Kita juga bisa bertemu dengan orang-orang yg mustahil ada di kehidupan nyata. Banyak pelajaran hidup yang akan kita dapat hanya dari sebuah buku. Jadi bisa dibayangkan kalau kita banyak membaca buku, maka kita juga akan mendapat banyak pelajaran hidup.

"Bacalah buku dari sudut pandang yang berbeda."

Jangan hanya membaca buku dengan menikmati alur ceritanya saja. Tapi kita juga bisa menikmati buku dengan mencermati cara penulis membuat alurnya sehingga kita selalu hanyut dalam cerita. Teliti dan pahami. Apalagi kalau kita bisa me-review atau me-resensi-nya setelah selesai membaca. Kita bisa kembali menulis garis besar dari sebuah novel untuk kita bagi dengan orang lain. Jadi menambah wawasan banyak orang kan ? Karena sebelum membeli buku, biasanya orang akan berpatokan dulu dari beberapa resensi atau review tentang buku itu sendiri, selain melihat dari cover dan blurb-nya.

Apa teman bacamu ?
Karena saya tidak suka sendiri kalau membaca, jadi saya punya teman baca. Selain hobby membaca, saya juga hobby mengumpulkan quotes yang saya temukan di setiap novel. Jadi teman baca yang harus ada di samping saya adalah bolpoin, memo box dan laptop. Kenapa harus ada laptop ? Hehe, karena akhir-akhir ini saya suka me-review, jadi sambil membaca sambil me-review. Kadang saya juga ditemani oleh segelas jus atau snack, tapi ini hanya teman sampingan saja *hehe.



Kembali dengan pengalaman saya dalam menyebarkan virus membaca di kelas saya, sedikit demi sedikit banyak teman saya yang mulai tertarik untuk membaca. Bahkan ada seorang teman saya yang sampai rela meminjam buku langsung ke rumah saya demi ingin melihat koleksi dari buku-buku saya. Saya mah senang-senang saja. Dan setelah itu, teman saya yang lain mulai ikut-ikutan. Berbeda dengan saya yang bisa langsung melahap hanya dalam satu hari, teman-teman saya bisa memakan waktu hampir seminggu hanya untuk satu buku *dan itu kadang membuat saya khawatir, kalau bukunya nanti tidak dikembalikan.

Sampai suatu ketika, ada teman cowok saya yang juga ikut-ikutan pinjam novel saya dan tentu saja itu membuat saya terkejut. Awalnya, dia cuma iseng, baca novel yang saya letakkan di meja saya. Mungkin karena ceritanya yang bagus, ia mulai ketagihan. Dan itu tertular kepada teman sebangkunya. Mereka sama-sama menyukai novel itu. Sampai-sampai pernah adu mulut karena rebutan pengen baca. Ughh…saya jadi terharu. Ketika salah satu dari mereka selesai membaca, anak cowok teman saya itu berulang kali bilang “Gila, bukunya keren. Bener-bener keren.” Entah berapa kali dia bilang kalau buku itu ‘Keren’ kepada saya, dan saya senyum-senyum aja. Jadi lewat kejadian itu saya nggak lagi di bilang penyendiri atau apalah.

"Keep reading! It's one of the most marvellous adventures that anyone can have." (Lloyd Alexander)

Saya juga sudah nggak takut lagi di bilang kutu buku. Kenapa harus takut kalau menjadi seorang pembaca itu memiliki banyak keuntungan dan kebahagiaan ? Kutu buku itu keren lho! Trust me ! So, jadi kutu buku? Siapa takut!


Link sumber : https://www.facebook.com/penerbitdiva
Link Gambar 1 : http://yoppyheddy.wordpress.com/2012/05/04/lembaran-cinta-usang/
Link  Gambar 2: http://www.thequotepedia.com/quotes/books/page/13/
Link Gambar 3:  http://www.pinterest.com/pin/428756826998661386/

http://vitobuku.blogspot.in/2014/12/bingkisan-cinta-baca-sebuah-giveaway.html

18 komentar:

  1. orang yang hobi membaca itu keren. lihat aja hermione granger di fil harry potter. kutu buku tapi banyak yang suka sama dia, karena dia pinterr... :>

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju nih. Orang yang hobi bca itu keren + pinter :)

      Hapus
  2. kereeen..semoga makin banyak temanmu yang tertular virus baca yaa :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin kak^^
      Terimakasih sudah berkunjung..

      Hapus
  3. setuju 100%.
    banyak temen gue yang ngeledek gue kutu buku, padahal mereka nggak tau sejuta manfaat dari membaca :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, yang sabar ya. Kamu pasti bisa kok menularkan virus membaca itu ke temen-temen kamu. Dan jangan takut diledekin krna pembaca itu sebenernya memiliki banyak keuntungan dan kebahagiaan :)

      Hapus
  4. Terimakasih atas partisipasinya. Telah dicatat sebagai peserta :)

    BalasHapus
  5. Wahh...saya juga lagi punya misi kayak kamu nih. Nyebarin virus membaca di kelas saya. Good luck ya ! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang semangat ya ! Kita sama-sama lagi berjuang menularkan virus membaca ya ternyata. Semangat-semangat !! ^_^

      Hapus
  6. Wahh~~ menjadi pembaca itu banyak keuntungannya ya...Jadi pengen baca novel terus nih, wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yukk..baca ! Tularkan juga virus bacamu ke teman-temanmu^^
      Fighting ya !!

      Hapus
  7. Semangat Kak! gue juga sama...

    Ditunggu balasan Liebster Awardnya! Check: http://nocturnalglee.blogspot.com/2015/01/liebster-award.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thank's ya udah dinominasikan buat dapetin Liebster Award^^

      Hapus
  8. saya juga gak takut!! meski harus ngeluarin duit yang gak sedikit untuk menambah koleksi buku saya,,
    soalnya saya lebih seneng kalau baca dari bukunya langsung ,rasanya beda dari baca ebook!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sipp !! Saya juga setuju sama kamu, enakan langsung baca dari bukunya..

      Hapus
  9. Kayaknya saya juga udah kena virus baca dari temen saya. Baru sadar kalau pembaca itu memiliki banyak keuntungan dan kebahagiaan. Semangat ya buat nebarin virus bacanya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai kaze rinko, terimakasih buat semangatnya. Kamu semangat juga ya buat terus baca buku, kalau bisa tularin juga virus baca bukumu ke teman-temanmu yang lain :)

      Hapus