[Review] P.S. I Still Love You

on Minggu, 25 Oktober 2015


Judul : P.S. I Still Love You 
Nama Penulis : Jenny Han
Penerjemah : Airien Kusumawardani
Penyunting : Selsa Chintya
Proofreader : Titish A.K.
Ilustrasi Isi : @teguhra
Penerbit : Spring
TanggalTerbit : September 2015
Edisi : Cetakan Pertama
Jumlah hal : 356 halaman
ISBN : 978-602-71505-3-9
Rating : 4 dari 5 bintang

Lara Jean tidak mengira akan benar-benar jatuh cinta pada Peter.

Dia dan Peter tadinya hanya berpura-pura.
Tapi tiba-tiba saja mereka tidak lagi pura-pura.
Sekarang, Lara Jean tambah bingung dengan perasaannya dan juga dengan situasi yang dia hadapi.

Saat seorang pemuda dari masa lalunya tiba-tiba kembali ke dalam kehidupannya, percikan yang pernah diarasakan pun kembali.
Bisakah seorang gadis jatuh cinta pada dua pemuda sekaligus?

Buku ini adalah sekuel dari To All the Boys I've Loved Before, tempat kita bias merasakan cinta pertama lewat Lara Jean.

Cinta tidak pernah mudah, tapi mungkin itulah yang membuatnya luar biasa.

***
"Kalau kau kehilangan seseorang dan rasanya masih menyakitkan, saat itulah kau tahu cinta kalian nyata."-hlm. 321

Hubungan Lara Jean dan Peter yang memburuk pasca kegiatan karya wisata itu membuat Lara Jean sadar bahwa ia tidak ingin kehilangan Peter. Berbekal saran Kitty dan Margot, setelah pulang merayakan tahun baru Lara Jean menemui Peter untuk menyerahkan surat berisi semua perasaannya dan berharap ia bias berbaikan lagi dengan Peter. Kalau saja surat-surat itu tidak terkirim kepada 5 cowok yang pernah ia sukai ( PeterKavinsky— cowok paling tampan diantara cowok tampan dan terkeren di sekolahnya, Josh Sanderson—pacar kakaknya, John Ambrose McClaren, Kenny dan Lucas Krapf—yang seorang gay) mungkin selamanya Lara Jean akan menyembunyikan perasaannya. Namun Lara Jean tidak pernah menyesali hal itu, karena sebaliknya, ia bias dekat dengan Peter berkat itu semua.

Ia merasa dunianya kembali normal setelah ia bias berbaikan lagi dengan Peter sebelum video tentang dirinya dan Peter saat karya wisata yg seharusnya menjadi memori miliknya sendiri tersebar luas di dunia maya melalui akun instagram. Meskipun Kitty, Margot, Cris mengatakan kalau semuanya akanbaik-baik saja, bahkan Peter berjanji akan mengurus semuanya, Lara Jean tahu  kehidupannya  takkan pernah sama lagi. Terutama tentang teman-teman bahkan guru-gurunya yg akan memandangnya dgn pandangan yg berbeda.


Seolah video itu belum cukup untuk menggemparkan dunianya, salah satu cowok yg pernah ia kirimi surat, John Ambrose McClaren muncul dan menjungkirbalikkan perasaan bahkan kisah cintanya. Seseorang dari masa lalu Peter pun ikut menyumbang peran tentang kerumitan hubungannya dan Peter.
"Banyak orang yang keluar masuk di hidupmu. Untuk satu masa, mereka adalah duniamu, mereka segalanya. Lalu suatu hari mereka bukan lagi apa-apa bagimu. Kau tidak bisa tahu seberapa lama mereka akan berada di dekatmu." -hlm. 347

***

Semenjak saya berhasil menyelesaikan buku pertamanya To All the Boys I've Loved Before, saya sadar bahwa saya menyukai kisah cinta Lara Jean ini. Jadi saya berharap sekual dari buku To All the Boys I've Loved Before ini segera diterbitkan. Akhirnya harapan itu terkabul juga ketika Penerbit Spring mengabarkan kalau P.S. I Still Love You akan segera terbit. Dan diadakanlah blogtour ini.

Dalam buku ini tokoh Lara Jean-Peter mendapat porsi yang lebih banyak dengan segala konflik yang menaunginya. Kalau di buku pertama saya kurang menyukai tokoh Peter, dibuku kedua ini penulis berhasil merubah persepsi saya tentang cowok ini. Di buku kedua ini karakter Peter diulas lebih banyak dan dalam lagi. Peter yang bermetamorfosis menjadi cowok yang lebih dewasa, bertanggung jawab, romantis meskipun sedikit kekanak-kanakan membuat saya jadi menyukainya. Begitu pula Lara Jean. Sikapnya yang kuat dan tidak mau kalah membuat gadis ini terlihat dewasa daripada umurnya. Terlihat ketika kisah cintanya diambang kerumitan, Lara Jean mencoba menghadapi kegalauannya dengan bekerja secara sukarela di Belleview-sebuah panti jompo. Kecintaannya dalam memasak, terutama cake, membuat saya ingin bisa seperti dirinya.


Cerita yang bergulir melalui sudut pandang Lara Jean ini membuat saya seolah-olah adalah si tokoh utama. Emosi yang coba dihadirkan penulis berhasil saya rasakan. Perasaan cinta, disayangi. Kebencian sampai rasa cemburu begitu terasa.Kisah cinta itu kalau nggak dibumbui perasaan cemburu memang kurang menarik. Dan perasaan cemburu itu tersampaikan dengan baik berkat kedatangan seseorang di masalalu Lara Jean dan Peter.

Hanya terlalu disayangkan, saya kehilangan sosok Josh Sanderson yang dibuku pertama dulu ditonjolkan dan berhasil membuat saya menyukainya. Di buku kedua ini kehadiran Josh seperti angin lalu dan mudah terlupakan. Kalau dibuku pertama saya pernah berkata kalau karakter Lara Jean seolah tenggelam, di buku kedua ini penulis berhasil menguatkan tokoh utama wanita ini dengan karakternya yang kuat, pantang menyerah,egois dan cukup emosional. Terlepas dari itu semua, saya sangat menyukai karakter tokoh yang diciptakan Jenny Han disini.
 
Tidak hanya drama cinta saja yang dihadirkan dalam novel ini, tapi juga drama keluarga. Bagaimana interaksi Lara Jean dengan keluarganya menjadi bumbu lain yang melengkapi kisah ini. Tentang mereka yang merayakan tahun baru serta valentine bersama. Hal positif yang saya dapat dari buku ini adalah bagaimana Lara Jean sangat menyayangi setiap anggota keluarganya.

Kisah cinta remaja yang sweet ala Lara Jean-Peter ini mungkin akan terus saya ingat. Well, saya sangat merekomendasikan novel ini buat semua saja. Karena saya yakin kalian bakal menyukainya.






24 komentar:

  1. Kitty memberi saran ke Lara Jean? Wah, Kitty masih kecil tapi paham benar ya masalah kakaknya. Jadi di P.S. I Still Love You ini mengisahkan usaha Lara Jean mempertahankan hubungannya dengan Peter ya. Dari review peserta blogtour sebelumnya, hampir semua mengatakan bahwa antara Peter dan Lara Jean mulai bersikap lebih dewasa dari sekuel sebelumnya. Apa sebegitu detail penulis mendeskripsikan karakter tokohnya ya sampai-sampai hampir semua review mengatakan hal yang sama. Saya jadi makin penasaran dengan kisah mereka berdua. Apalagi nggak cuma kisah cinta yang disuguhkan, tapi hubungan kekeluargaan pun turut serta ditonjolkan. Ah senangnya kalau sampai menang di salah satu GA-nya.

    BalasHapus
  2. Setelah baca review ini, sumah penasaran banget sama karakter Lara Jean yang dibuat oleh penulis. Gimana kelanjutan kisah cinta Lara dan Peter... Video apa yang bikin gempar di novel ini ?5 surat cinta buat masing masing cowok ?aaah penasaran.
    Mudah-mudahan dapet GA P.S I Still Love You ini biar pecah semua penasaran aku sama novel ini.

    BalasHapus
  3. Saya udah jatuh cinta sama Peter Kavinsky sejak dia dengan sabarnya mengirim pesan ke Lara Jean, saya bener-bener nggak nyangka dia bakal ngelakuin hal itu. Novel ini masih menghadirkan Kitty, kan? Aku suka dengan Kitty yang nyebelin tapi sebenarnya dia sering ngasih advice ke Lara Jean. Saya suka dengan bagian yang mencertakan Lara jean yang suka memasak, oh, seumur-umur saya juga pengen bisa masak cake seperti yang Lara jean lakukan. Btw, Josh Sanderson di pikiran saya adalah Ansel El... (aku lupa namanya, itu looh Gus di The Fault in Our Stars itu)

    BalasHapus
  4. Kepengen banget buku iniii >,< apalahi setelah baca reviewnya jadi makin penasaran dngklanjutan kisahnya Lara Dan Peter. True tentang video, video apaan sih yg menggemparkan ituu??? Aaaaaaaaaa..... Novel ini salah satu wishlist kuu

    BalasHapus
  5. Makin penasaran sama John Ambrose McClaren.. Dia pake acara apaan ya, kok sampek bisa menjungkirbalikkan perasaan bahkan kisah cinta Lara??
    Terus masa lalu peter juga yang kayak apaan sih, kok dengan pedenya muncul. Hihihihi

    BalasHapus
  6. Saya nggak pernah baca novelnya Spring. Dari dulu sebenarny kepengen banget, tp maklum saya cuma anak pengangguran yg tak punya duit T_T
    Kan kan saya jadi baper karena terlalu banyak baca reviewnya tp nggak pernah baca novelnya T_T

    BalasHapus
  7. Wow, Peter jadi lebih dewasa? Emang sih di buku TATBILB Peter agak sedikit emosional, tapi menurutku hal tersebut tidak mengurangi nilai ketertarikanku pada Peter deh, wkwkwk. Dan wow, aku salut sama Kitty ^_^ dia betul-betul tangguh ya, seperti kata Peter di buku TATBILB :D

    BalasHapus
  8. "Banyak orang yang keluar masuk di hidupmu. Untuk satu masa, mereka adalah duniamu, mereka segalanya. Lalu suatu hari mereka bukan lagi apa-apa bagimu. Kau tidak bisa tahu seberapa lama mereka akan berada di dekatmu." -hlm. 347

    Sebuah novel, terlebih berkisah tentang cinta. Memang sangat diperlukan pembaca ikut meresapi kisah-kisahnya. Dan yang tidak kalah penting, peran kutipan novel yang bisa dijadikan sebagai bahan renungan. Seperti penggalan kutipan (quotes) di atas, darinya aku bisa merenung, ternyata kehidupan memang tak selalu berada pada titik yang sama, ada kalanya titik tersebut berada pada kisah awal kehidupan kita, dan tak jarang ia lenyap pada saat kita meniti kisah kehidupan selanjutnya.

    Baru kali pertama mengenal penulis bernama Jenny Han. Mungkin karna kuper yak. Jadi nggak tahu dengan penulis-penulis hebat berkelas dunia. P.S. I Still Love You merupakan novel pertama Jenny yang membuatku terpukau bahkan hanya dari review, terlepas dengan keromantisannya, novel terjemahan ini terasa seperti nyata bukan terjemahan, bahasanya begitu mengalir, layaknya ditulis penulis Indonesia. Salut!

    Semoga berkesempatan menikmati kisahnya.

    Terima kasih!

    BalasHapus
  9. Jujur aku dikecewakan lagi karena di sini ada spoiler muncul, sayang banget :( Mungkin bagian "video antara LJ dan Peter yang diposting di instagram" itu hanya sekadar sinopsis di buku ini, tapi kan itu jadi poin penting di buku sebelumnya. Sayang kan buat mereka yang belum baca dan dapat bocoran kayak gini.

    Lain kali, hati-hati ya buat buku bersekuel, tapi semoga masukanku ini nggak bikin kamu nyerah buat me-review lebih baik, kita sama-sama belajar kok :D

    BalasHapus
  10. Dari awal liat cover-nya aku oenasaran, siapa sih yang jadi modelnya? Hahaha.
    Btw kak, aku merasa terganggu sama kata "bias" yang sepertinya seharusnya "bisa". Mohon dikoreksi lagi.

    Aku nggak tau seperti apa cerita TABILB. Dalam bayanganku, ini cerita anak SMA-kuliahan yang masih remaja tapi juga menuju dewasa (?).
    Dari review dan sedikit cerita yang dibeberkan para host blogtour novel ini bisa dibilang genre romance, isinya cinta antar Peter-Jane. Dan itu genre aku banget huehue :D . Ditambah sama masa lalu yang jadi PHO hubungan keduanya, kaknya seru nih, bakal ada baper-bapernya, ada nangisnya juga nggak ya? Oh iya, sama cerita Jane yg kerja di panti jompo itu kayaknya unik deh.

    Semoga penasaranku bisa terjawab.

    BalasHapus
  11. Halo kakak dan terima kasih ya atas reviewnya :)

    Sikapnya yang kuat dan tidak mau kalah membuat gadis ini terlihat dewasa daripada umurnya. (Lara Jean)

    Setelah membaca review kakak, seperti membaca pendeskripsian karakterku sendiri deh. Hehehe Aku hampir mirip sih seperti Lara Jean tapi mungkin tingkat kekuatannya lebih tinggi Lara Jean. Wah ... Masih bikin cake ya? I'm still learning that. Kak kata "bias" ntu maksudnya "bisa" kan? Kalau menurutku lebih baik kakak ganti dengan kata "dapat" saja soalnya terkadang sistem sering salah mengartikan saja. Review kakak bagus sih, cuman aku kekurangan dari novel Jenny Han belum kakak bahas dan bagaimana dengan gaya bahasa Jenny Han. Mungkin kalau kakak tambah sedikit tentang informasi mengenai hal tersebut, review kakak akan lebih cakep lagi. Untuk setting, kakak juga belum terlalu membahas dengan detail. Itu saja sih.

    Semangat terus ya kak reviewnya :)

    BalasHapus
  12. Setelah baca review di atas, aku lebih tertarik pada tokohnya. Entah kenapa.. seperti cinta segitiga ya. Selain itu ada juga yang gay. Mungkin dari banyak novel yang aku baca baru novel ini yang ada tokoh seperti itu. Cukup penasaran sih. Selain itu entah kenapa setelah baca review nya, aku lebih menganggap cerita ini seperti cerita film thailand, hehe. Ya nggak? :)

    BalasHapus
  13. Kalau dari sinopsis keliatannya lebih seru yang buku pertama, cuma buku kedua ini aku lebih melihatnya kayak pengembangan karakter setiap tokoh dan jalan cerita yang terus berjalan. Aku selalu suka cerita cinta yang manis khas remaja kayak Lara-Peter di buku ini, ngga cuma itu, ada juga sisi kebersamaan keluarga. Menurutku ini kayak paket lengkap. Satu hal lagi yang aku tilik dari review kakak, aku nangkep satu hal yang beda. Kakak malah lebih menyukai Peter di buku ini, sedangkan dari beberapa review lain yang aku baca, mereka malah ke distract sama pesona Josh, dan kakak malah ngga terpesona sama Josh, lebih kayak ke ilfeel ya? Wkwk. Itu juga sih yang bikin penasaran, sebenernya di buku ini pesona siapa sih yang lebih kuat? Josh atau Peter?

    BalasHapus
  14. saya sangat suka dengan kalimat ini "Cinta tidak pernah mudah, tapi mungkin itulah yang membuatnya luar biasa". dan jika dihubungkan dengan beberapa review yg mengatakan kalau tokoh dibuku kedua ini menjadi sosok yg lebih dewasa, saya rasa kalimat diatas bisa menjadi salah satu bukti. krn hanya mereka yg sudah bisa berpikir dengan bijak dan berpikiran dewasa yg bisa menerima kalimat itu... :D

    Terima kasih untuk reviewnya... ^^

    BalasHapus
  15. Sosok Josh terasa hilang mungkin karena porsinya sudah sangat cukup di novel TATBILB. Tapi, dengan hadirnya sosok John di PSISLY membuat kerinduan pada Josh jadi tertutupi atau teralihkan, bukan? Karena dari hampir semua review(s) pada bilang kalau mereka pada suka sama John. Lagipula aku yakin kalau Josh nggak bakal jodoh sama Lara. Hihihi :D

    Syukurlah jika karakter tokoh-tokohnya lebih dieksplor lagi di sini. Berarti nggak ngerasa rugi ngikutin transformasi karakter mereka dari buku pertama. Nggak heran kalau sampai ada host yang ngasih 5 bintang untuk PSISLY. ;)

    BalasHapus
  16. Baca beberapa review para blogger tentang novel ini tuh bikin makin lama makin penasaran sama ceritanya. Pengen tahu gimana gemesnya ngeliat (baca) tingkah Kitty. Pengan liat gimana hubungan persaudaraan Lara, Margot dan Kitty yg dekat banget, juga dibuat kagum dengan ayahnya Lara yg bijak. Ssst...pengen tau juga gimana siy hot-nya video Lara-Peter yg heboh itu hahahaaa...
    Hmmm...sosok Josh yg jadi idola baru para pembaca itu se-cute apa ya??
    Tapi karena ini kisah cinta Lara-Peter, aku masih pro Peter yaa :D

    BalasHapus
  17. Saat Spring mengumumkan rencana menerbitkan P.S.I Still Love You ini, asli di rumah udah teriak-teriak kegirangan aja. Ga nyangka Spring bakal menerbitkan buku ini dalam waktu yang bisa dibilang cepet. Ga usah pake lama lagi nungguin Lara Jean.*
    Ga hanya itu, Spring juga ngadain giveaway di banyak blog buat ngasih hadiah buku ini.
    *Peluk-peluk Spring.
    Semoga bisa beruntung mendapatkan buku kece ini dalam rangkaian giveawaynya.

    BalasHapus
  18. Akhirnya segera terjawab juga rasa penasaran terhadap kelanjutan kisah Lara di To All The Boys I've Loved Before. Perilisan buku P.S.I Still Love You ini bagaikan air di padang gurun. Bisa menghapuskan rasa dahaga orang-orang yang sudah penasaran. Terima kasih Spring.:)
    *tapi kalau baca reviewnya, tampak ada kelebihan dan kekurangan dibandingkan buku pertamanya. Kl dibaca reviewnya, tampaknya buku ini memang lebih berfokus pada kisah cinta Lara dan Peter nih, sehingga toko2 lain kurang ditonjolkan. Semoga ga banyak yg kecewa dgn hal ini...

    BalasHapus
  19. Pas baca TATBILB aja saya sudah suka sekali dengan Peter K trs saya baca review diatas katanya Peter lebih romantis dan bertanggung jawab. Ishhhh bikin sebellll, waktu kmrn baca TATBILB aja kebayang mulu gmn Peter di dunia nyata apalagi ini? Tp saya agak gak suka sih krn muncul sih John, takutny entar Lara Jean malah berpaling lagi habis dr review-review yg saya baca sih John ini more cool than Peter? Apakah benar? Ah tidakkkk bagi saya Peter tetaplah nomor satu. Well see, gmn kelanjutannya saya gak mau berasumsi yg enggak-enggak dulu deh. Semoga Lara Jean tetap bersama Peter ya.

    BalasHapus
  20. Walaupun sedikit tapi reviewnya menjelaskan secara keseluruhan dalam artian singkat padat dan jelas

    BalasHapus
  21. Aku sependapat, sejak TATBILB muncul, kehadiran sekuelnya selalu dinanti. Kangen juga sama sosok Lara Jean dan Peter. Hubungan yang manis dan romantis itu masih bertahankah di novel ini?
    Sejujurnya penasaran sih sama video yg dimaksud. Gimana jenis videonya? Apakah itu bersifat sangat 'pribadi'? Boleh dong kak, dipilih jadi pemenang biar bisa cari tahu sendiri. Abisnya gak boleh spoiler sih hehe

    BalasHapus
  22. Apa dari hp saya yang buram atau setiap kata "bisa" menjadi "bias"?
    Wah sama nih pingin banget jadi lara jean yang buat kue. Aku juga kepingin bangetngetnget sesuatu daya tarik juga buat cewek loh yang pinter masak hehe.
    Dan penasaran sama surat yang ditulis lara jean buat piter:( asli gantung sekaliiii. Mauuu lanjuuuut

    BalasHapus
  23. Sudah lama sejak terakhir baca TATBILB dan sangat berterimakasih sekali karena versi Indonesia nya diterbitkan. Karena review-an mu ini, aku jadi baca-baca TATBILB lagi, sedikit melupakan tentang Peter, Lara Jean dll. Tapi, aku beda sama kakak, dari awal aku memang sudah suka sama Peter dan karena kakak suka sama Peter di sequelnya, aku jadi makin makin penasaran gimana sebenarnya Peter di PS I Still Love You. Pengen cepet baca :D

    BalasHapus
  24. Whoops! bad news untuk saya nih yang berharap porsi Josh dan Margot juga dibuat sama menonjolnya seperti kisah Lara-Peter. tapi mungkin karena memang Miss Jenny ingin menekankan cerita pada Lara-Peter yah....akhirnya mau tidak mau saya harus mengalah nih. Padahal saya jauh lebih penasaran gimana kelanjutan kisah Josh dan Margot lho. Derita shipper couple sampingan nih :')

    BalasHapus