Judul : Yang Sulit Dimengerti Adalah
Perempuan
Penulis : Fitrawan Umar
Penyunting : Pringadi Abdi
Penyelaras Akhir : Shalahuddin
Pemindai Aksara : Chandra Citrawati
Pendesain Sampul : Iksaka Banu
Penata Letak : desain651
Penerbit : Exchange
Tanggal Terbit : Desember 2015
Edisi : Cetakan Pertama
ISBN : 978-602-72793-3-9
Tebal : 245 halaman
Rating : 3 dari 5 bintang
Penulis : Fitrawan Umar
Penyunting : Pringadi Abdi
Penyelaras Akhir : Shalahuddin
Pemindai Aksara : Chandra Citrawati
Pendesain Sampul : Iksaka Banu
Penata Letak : desain651
Penerbit : Exchange
Tanggal Terbit : Desember 2015
Edisi : Cetakan Pertama
ISBN : 978-602-72793-3-9
Tebal : 245 halaman
Rating : 3 dari 5 bintang
Aku melihatmu menuliskan sesuatu di
hamparan pasir pantai sebelum ombak menghapusnya. Lautan tentu mengerti takdir
atas kita, karena ia menyimpan rahasia Tuhan. Barangkali ia kecewa jika kita
hanya bersahabat selamanya. Apa arti mencintai tanpa bisa memiliki? Jika kau
jatuh cinta, maka milikilah ia yang kau cinta. Jika kau jatuh cinta, maka yakinlah
bahwa kau orang yang tepat untuk menjaga dirinya selamanya.
Renja tak pernah menyangka akan bertemu Adel, teman masa kecilnya, pada saat kuliah. Gadis itu telah tumbuh menjadi perempuan mempesona, yang membuatnya jatuh cinta.Karena kenangan, mereka bertemu kembali dan menjadi dekat.Tetapi kedekatan mereka tidaklah seperti yang diharapkan Renja. Kehadiran lelaki lain, yang tak pernah memiliki masa lalu Adel, seperti menggantung hubungan mereka. Namun Renja tak berputus asa.Ia mengajak Adel menyusuri sungai kenangan mereka, berharap pintu hati Adel terbuka untuknya.
***
"Semua perempuan selalu membingungkan.Barangkali Ada Band benar separuhnya.Wanita memang ingin dimengerti, tetapi betapa sulit mengerti wanita."-hlm. 13
Renja tak pernah menyangka akan bertemu Adel, teman masa kecilnya, pada saat kuliah. Gadis itu telah tumbuh menjadi perempuan mempesona, yang membuatnya jatuh cinta.Karena kenangan, mereka bertemu kembali dan menjadi dekat.Tetapi kedekatan mereka tidaklah seperti yang diharapkan Renja. Kehadiran lelaki lain, yang tak pernah memiliki masa lalu Adel, seperti menggantung hubungan mereka. Namun Renja tak berputus asa.Ia mengajak Adel menyusuri sungai kenangan mereka, berharap pintu hati Adel terbuka untuknya.
***
"Semua perempuan selalu membingungkan.Barangkali Ada Band benar separuhnya.Wanita memang ingin dimengerti, tetapi betapa sulit mengerti wanita."-hlm. 13
Tragedi
tempat pensil di sekolah dasarlah yang membuat Adel dan Renja menjadi akrab dan
sering bersama.Terlebih ketika Renja menyelamatkan Adel dari para
pemalak.Hari-hari setelahnya mereka semakin dekat.Bekas luka di kening Renja
adalah saksi persahabatan mereka.
Namun persahabatan yg terjalin itu malah membuat Renja memiliki perasaan istimewa pada Adel.Terbukti ketika Renja akhirnya bisa dekat kembali dengan Adel, teman masa kecilnya membuat cowok itu selalu membangun kenangan masa kecil mereka bersama.Percakapan penting yang sangat sederhana selalu mereka lakukan, yang membuat Renja merasa memiliki kesempatan untuk memiliki Adel. Sikap Adel yang selalu tersenyum dan perhatian pada Renja, membuat cowok itu merasa Adel juga memiliki perasaan yang sama dengannya. Sebentuk perhatian dari Adel selalu ditafsirkan sebagai perasaan istimewa oleh Renja.
Lalu semua itu menjadi jelas ketika terjadi tawuran antar fakultas di kampus merah.Renja yang berusaha ingin menyelamatkan Adel terdahului oleh Ketua BEM, hingga membuat Adel merasa Ketua BEM adalah pahlawannya dan semua perhatian yang dulu tertuju padanya kini berpaling pada Ketua BEM.
Renja bisa merasakan perbedaan jika Adel menatapnya dan menatap ketua BEM.Mata Adel begitu menyala jika berhadapan dengan mahasiswa nomor satu di fakultas itu. Namun, perhatian Adel yang secara terang-terangan ditunjukkan untuk Renja jika ia dilanda gelisah dan kala Adel tampak senang jika bersama Renja membuat cowok itu tidak menyerah akan perasaannya. Renja memang belum bisa membaca perasaan perempuan itu, tapi ia yakin suatu saat nanti semua bakal terungkap.
Namun persahabatan yg terjalin itu malah membuat Renja memiliki perasaan istimewa pada Adel.Terbukti ketika Renja akhirnya bisa dekat kembali dengan Adel, teman masa kecilnya membuat cowok itu selalu membangun kenangan masa kecil mereka bersama.Percakapan penting yang sangat sederhana selalu mereka lakukan, yang membuat Renja merasa memiliki kesempatan untuk memiliki Adel. Sikap Adel yang selalu tersenyum dan perhatian pada Renja, membuat cowok itu merasa Adel juga memiliki perasaan yang sama dengannya. Sebentuk perhatian dari Adel selalu ditafsirkan sebagai perasaan istimewa oleh Renja.
Lalu semua itu menjadi jelas ketika terjadi tawuran antar fakultas di kampus merah.Renja yang berusaha ingin menyelamatkan Adel terdahului oleh Ketua BEM, hingga membuat Adel merasa Ketua BEM adalah pahlawannya dan semua perhatian yang dulu tertuju padanya kini berpaling pada Ketua BEM.
Renja bisa merasakan perbedaan jika Adel menatapnya dan menatap ketua BEM.Mata Adel begitu menyala jika berhadapan dengan mahasiswa nomor satu di fakultas itu. Namun, perhatian Adel yang secara terang-terangan ditunjukkan untuk Renja jika ia dilanda gelisah dan kala Adel tampak senang jika bersama Renja membuat cowok itu tidak menyerah akan perasaannya. Renja memang belum bisa membaca perasaan perempuan itu, tapi ia yakin suatu saat nanti semua bakal terungkap.
"Kalau kau sakit hati, tidak
ada yang bisa menyembuhkannya.Kau hanya bisa melakukan hal-hal yang sanggup
membuatmu bahagia, yang menutup kesedihan dari pikiranmu. Atau kalau kau tidak
menemukan kebahagiaan lain, setidaknya jangan pusingkan dirimu dengan mencari
obat kesedihan." -hlm. 153
***
Ketika
membaca judul dari novel ini, saya mengerutkan kening dan berpikir, 'Ah, masak
iya yang sulit dimengerti adalah perempuan' dari judulnya saja unik, seolah penulis
ingin mengungkapkan suatu rahasia tentang seorang perempuan.
Cerita bergulir menggunakan sudut pandang orang pertama yaitu Renja yang jatuh cinta pada sahabat kecilnya [baca: Adel] Bagaimana seorang Renja mencoba mendekati gadis tersebut, usahanya untuk merebut perhatian Adel serta kenangan masa kecil yang ia bangun digambarkan jelas dalam buku ini.
Buku ini memperlihatkan kegigihan seorang cowok dalam menggapai cintanya.Benar-benar menyentuh.Saya suka karakter Renja.Dia bukan tipe cowok pengecut *ini poin utamanya.Kalau suka, dia bilang suka. Kalau salah, ia akan minta maaf duluan. Kalau sedih, dia akan menangis. Nggak munafik banget.Sisi lemah yg ditunjukkan penulis melalui Renja membuat tokoh ini terlihat manusiawi dan hidup.
Gaya bercerita penulis juga nyaman untuk dibaca.Penggunaan alur maju mundur-nya bagi saya tidak membingungkan karena penulis terlihat cukup mahir dalam mengolah alur jenis ini.Ada beberapa hal yang saya sayangkan dari novel ini, salah satunya penggunaan bahasanya.Bahasa yang digunakan terkesan formal, jadi efeknya saya merasa percakapan antar tokohnya jadi kaku dan nggak natural.
Hal lainnya adalah kenapa dalam cerita ini penulis mengambil topik 'tawuran antar mahasiswa dan kekerasan antar mahasiswa senior dan junior' sebagai bagian dari cerita. Oke, mungkin penulis memang ingin member
Cerita bergulir menggunakan sudut pandang orang pertama yaitu Renja yang jatuh cinta pada sahabat kecilnya [baca: Adel] Bagaimana seorang Renja mencoba mendekati gadis tersebut, usahanya untuk merebut perhatian Adel serta kenangan masa kecil yang ia bangun digambarkan jelas dalam buku ini.
Buku ini memperlihatkan kegigihan seorang cowok dalam menggapai cintanya.Benar-benar menyentuh.Saya suka karakter Renja.Dia bukan tipe cowok pengecut *ini poin utamanya.Kalau suka, dia bilang suka. Kalau salah, ia akan minta maaf duluan. Kalau sedih, dia akan menangis. Nggak munafik banget.Sisi lemah yg ditunjukkan penulis melalui Renja membuat tokoh ini terlihat manusiawi dan hidup.
Gaya bercerita penulis juga nyaman untuk dibaca.Penggunaan alur maju mundur-nya bagi saya tidak membingungkan karena penulis terlihat cukup mahir dalam mengolah alur jenis ini.Ada beberapa hal yang saya sayangkan dari novel ini, salah satunya penggunaan bahasanya.Bahasa yang digunakan terkesan formal, jadi efeknya saya merasa percakapan antar tokohnya jadi kaku dan nggak natural.
Hal lainnya adalah kenapa dalam cerita ini penulis mengambil topik 'tawuran antar mahasiswa dan kekerasan antar mahasiswa senior dan junior' sebagai bagian dari cerita. Oke, mungkin penulis memang ingin member
tahu
bahwa hal-hal tersebut kadang memang terjadi di dunia nyata. Namun pengambilan
topik tersebut agaknya kurang pas sih menurut saya dengan cerita ini.Apalagi
bagi saya topik tersebut sangatlan sensitif.
Kalau sebelumnya saya menjumpai cerita tentang persahabatan antar perempuan, disini penulis menghadirkan begitu eratnya persahabatan antar pria.Persahabatan antar Renja dan Rustang.Seolah penulis ingin menunjukkan bahwa tidak hanya persahabatan antar wanita saja yang bisa erat dan kokoh, persahabatan antar pria pun tak kalah eratnya, bahkan terkadang konyol dan mengharukan.
Ada hal unik lainnya dari novel ini yang baru saya sadari ketika saya hampir sampai pada halaman akhir.Apa itu, bisa kalian tebak? Yupp...covernya. Di cover terlihat gambar bentuk wajah wanita kan? Tapi siapa sangka kalau porsi bagian kiri tersebut juga membentuk wajah seorang pria.Kalau kita teliti lebih baik lagi, kita pasti menemukannya.
Bagi kamu yg ingin tahu 'apakah benar yang sulit dimengerti itu adalah perempuan" kamu wajib memasukkan buku ini dalam daftar baca buku bulan ini. Selamat Membaca!
Kalau sebelumnya saya menjumpai cerita tentang persahabatan antar perempuan, disini penulis menghadirkan begitu eratnya persahabatan antar pria.Persahabatan antar Renja dan Rustang.Seolah penulis ingin menunjukkan bahwa tidak hanya persahabatan antar wanita saja yang bisa erat dan kokoh, persahabatan antar pria pun tak kalah eratnya, bahkan terkadang konyol dan mengharukan.
Ada hal unik lainnya dari novel ini yang baru saya sadari ketika saya hampir sampai pada halaman akhir.Apa itu, bisa kalian tebak? Yupp...covernya. Di cover terlihat gambar bentuk wajah wanita kan? Tapi siapa sangka kalau porsi bagian kiri tersebut juga membentuk wajah seorang pria.Kalau kita teliti lebih baik lagi, kita pasti menemukannya.
Bagi kamu yg ingin tahu 'apakah benar yang sulit dimengerti itu adalah perempuan" kamu wajib memasukkan buku ini dalam daftar baca buku bulan ini. Selamat Membaca!


